Keseimbangan (balance) adalah kesan yang dapat memberikan rasa

Keseimbangan (balance) adalah kesan yang dapat memberikan rasa

keseimbangan (balance) adalah kesan yang dapat memberikan rasa mapan (tidak berat pada salah sisi) sehingga tidak ada ketimpangan dalam penempatan unsur-unsur rupa(garis, bentuk, warna, dan lain-lain).


Soal diatas berkaitan dengan materi asas dalam seni rupa. Di bawah ini pemaparan singkat berkaitan dengan asas dalam seni rupa, termasuk didalamnya ada asas keseimbangan atau Balance. Berikut daftar isinya :

Asas-asas dalam seni rupa murni

Asas-asas seni rupa berlaku terhadap semua cabang seni rupa. Asas-asas tersebut menyangkut komposisi dan proporsi tersebut.

Komposisi

Komposisi adalah tata susunan yang menyangkut keseimbangan, kesatuan, irama, dan keselarasan dalam suatu karya seni rupa. Gambar bentuk yang baik harus memerhatikan komposisi sehingga gambar yang dibuat dapat menghasilkan kesan yang seimbang, menyatu, berirama, dan selaras. Komposisi terdiri dari:

Keseimbangan atau Balance

Keseimbangan adalah penggambaran objek benda yang memberikan adanya kesan keseimbangan antar bagian-bagiannya. Berkat adanya keseimbangan sebuah gambar menjadi tidak terkesan berat di salah satu sisi dan ringan di sisi yang lain. Keseimbangan (balance) adalah kesan yang dapat memberikan rasa mapan (tidak berat pada salah sisi) sehingga tidak ada ketimpangan dalam penempatan unsur-unsur rupa(garis, bentuk, warna, dan lain-lain).

Kesatuan atau Unity

Kesatuan (unity) adalah hubungan antara unsur-unsur rupa yang mengarah pada pusat
perhatian.

Irama atau Rhythm

Irama (rhythm) adalah uraian kesan gerak yang ditimbulkan oleh unsur-unsur yang di padukan secara berdampingan dan keseluruhan. Irama dalam lukisan juga bisa di wujudkan dengan pengaturan da bidang.

Keselarasan atau Harmony

Keselarasan (hamony) adalah kesan keseluruhan antara unsur yang satu dengan unsur yang lain dalam satu kesatuan susunan. Misalnya, gambar buah apel yang ukurannya lebih besar dari pada buah papaya.

Proporsi

Proporsi adalah kesan kesebandingan yang ideal (pantas, sesuai, dan benar) antara unsur yang satu dengan unsur yang lainnya dalam satu kesatuan unsur rupa. Penggambaran bentuk objek yang tidak proparsi akan terlihat janggal. Misalnya, gambar tangan manusia yang ukurannya lebih panjang dari ukuran kakinya.